Bahagia ada dimana

Bahagia ada di hati orang yang beriman (berkeyakinan) terhadap keberadaan Allah SWT dan hukum-hukum-Nya

Bahagia ada dimana

Bahagia = berkeyakinan + senang + syukur

Bahagia ada di hati orang-orang yang beriman, yang percaya dan yakin kepada Allah SWT dan rasul-Nya.
Allah SWT berfirman, yang maksudnya:
Maka Allah menurunkan perasaan tenteram atas Rosul-Nya dan atas orang-orang yang beriman (Al-Fath:26)

Bahagia ada di hati mereka yang tidak melakukan kejahatan dan segala perbuatan yang tidak dibenarkan dan tidak diridhoi Tuhan, Allah SWT.
Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri kepercayaan mereka dengan kejahatan adalah bagi mereka keamanan (ketentraman) dan merekalah orang-orang yang terpimpin(Al-An'am: 82)

Bahagia ada di hati orang-orang yang meyakini dan mengikuti petunjuk Tuhannya

Mereka orang yang telah tertunjuk hatinya dengan keimanan akan memperoleh kesejahteraan dan kebahagiaan.Dan kesejahteraan adalah teruntuk bagi sesiapa yang mengikuti petunjuk(Tha-ha: 47)

Bahagia ada di hati orang yang mejadi pilihan Allah untuk diberikan kesejahteraan

Katakanlah! Sekalipun puji kepunyaan Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang Ia pilih. (An-Naml: 59)

Bahagia ada di hati orang-orang yang senang saat mensyukuri apa yag diberikan Tuhan, Allah SWT

Orang-orang yang beriman akan selalu bersukahati dalam mensyukuri nikmat Allah SWT dan disitulah dia merasakan kenikmatan spiritual yang tidak didapati oleh orang-orang yang tidak beriman. Mereka bersukacita (bergirang hati) karena memperoleh nikmat dan karunia dari Allah SWT. Dan (karena) sesungguhnya Allah tidak mensia-siakan ganjaran orang-orang yang beriman.(Ali-Imran: 171)

Kenikmatan spiritual mententramkan jiwa orang-orang yang beriman itu didapati dalam dzikir (ingat) kepada Allah SWT dalam keadaan duduk, berdiri dan pada setiap waktu, akan dikaruniakan Allah SWT dengan ketenangan hati. Ketenangan hati ini akan dipancarkan pada wajah. Oleh karena itu, orang-orang yang senantiasa mengingat Allah SWT senantiasa kelihatan ceria, bergairah di dalam kehidupan dunia dan insyaAllah akan berbahagia pula di alam akhirat nanti.

Orang-orang yang beriman itu tentram hati mereka lantaran ingat kepada Allah SWT. Ketahuilah bahwa dengan mengingat Allah itu menentramkan jiwa.(Ar-Rad: 28)

Bahagia ada di hati yang memiliki keyakinan atau keimanan terhadap keberadaan Allah SWT serta hukum-hukum Allah SWT.